Foto : Kangmas Eko Wibowo, Tokoh Nambangan Kidul sekaligus Anggota DPRD Kota Madiun, Rabu (23/9/2026).
MADIUN I shterate.or.id – Keberadaan massa dalam jumlah besar yang mengaku sebagai bagian warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berpakaian preman dan diduga kuat Kelompok M.Taufiq menuai keprihatinan dari masyarakat Nambangan Kidul. Situasi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Kota Madiun, Kangmas Eko Wibowo, menyatakan keberatannya apabila persoalan internal organisasi justru berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
“Saya prihatin dengan adanya benturan yang terjadi di tengah persoalan yang sedang berkembang. Saya berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan persoalan ini segera diselesaikan dengan baik,” ujar Kangmas Eko.
Menurutnya, persoalan internal organisasi semestinya tidak sampai mengorbankan kepentingan masyarakat. Terlebih, aktivitas pendidikan di kawasan Nambangan Kidul turut terdampak karena sejumlah sekolah, yakni SDN 03, SMPN 07 dan SMKN 05, diliburkan sementara dengan pertimbangan keamanan.

“Kita harus melihat dampaknya kepada masyarakat. Jangan sampai warga terganggu pekerjaan, aktivitas sehari-hari maupun kegiatan pendidikan. Anak-anak memiliki hak untuk belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Kangmas Eko menilai kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena masyarakat membutuhkan rasa aman dan kepastian. Orang tua, kata dia, juga harus tetap dapat bekerja tanpa dihantui kekhawatiran terhadap situasi keamanan di lingkungannya.
Ia mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Persoalan internal organisasi hendaknya diselesaikan melalui mekanisme dan jalur yang semestinya. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan,” tambahnya.
Kangmas Eko juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Madiun, Forkopimda, aparat keamanan serta berbagai pihak yang berupaya menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat.
Ia berharap pengamanan yang dilakukan mampu memberikan kepastian kepada warga, khususnya masyarakat sekitar Jl. Merak no. 10 dan no. 17 Nambangan Kidul yang berada di sekitar wilayah terdampak.
“Yang paling penting keselamatan warga dan aktivitas masyarakat harus tetap terjaga. Mari bersama menjaga Nambangan Kidul agar tetap aman, adem, ayem dan tenteram,” pungkasnya.

- Reporter : KRA. Anang Sastro.












