Foto : PSHT Kota Tangerang Raih Juara Umum I pada 24 sampai 26 April 2026.
TANGERANG I dhterate.or.id – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Tangerang – Pusat Madiun kembali menorehkan prestasi membanggakan. Terbukti para atletnya berhasil meraih Juara Umum I dalam ajang Silat Benteng Cisadane Championship atau SBCC V Tahun 2026.
Kejuaraan pencak silat tingkat Nasional tersebut berlangsung di Mall Balekota, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, pada 24 sampai 26 April 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh IPSI Kota Tangerang dan diikuti 1.530 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Peserta yang hadir berasal dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Riau. Ketatnya persaingan membuat capaian PSHT Kota Tangerang semakin bernilai.
Para atlet PSHT Kota Tangerang tampil konsisten di berbagai kategori pertandingan. Mereka menunjukkan kemampuan teknik, kesiapan fisik, mental bertanding, serta semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas ajaran Setia Hati Terate.
Keberhasilan meraih Juara Umum I menjadi bukti nyata dari proses pembinaan yang berjalan berkelanjutan. Prestasi ini tidak lepas dari peran pengurus, pelatih, atlet, orang tua, serta dukungan seluruh warga PSHT di Kota Tangerang.

SBCC V 2026 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, yang hadir mewakili Wali Kota Tangerang. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris KONI Kota Tangerang Warta Ginting, Ketua IPSI Kota Tangerang R. Irman Pujahendra, Wakil Ketua III IPSI Provinsi Banten Bidang Pembinaan Prestasi H. Misnan, S.H., serta jajaran panitia pelaksana.
Dalam kesempatan tersebut, H. Misnan memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Kota Tangerang dalam pembinaan pencak silat di Provinsi Banten. Ia menyebut Kota Tangerang sebagai salah satu pusat lahirnya atlet-atlet potensial.
“Secara jujur harus diakui bahwa sekitar 70 persen atlet pencak silat di Provinsi Banten berasal dari Kota Tangerang. Sistem pembibitan di sini sangat luar biasa. Itulah sebabnya IPSI Banten sangat antusias dan mendukung penuh setiap kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh IPSI Kota Tangerang,” ujar H. Misnan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam mencetak atlet berprestasi hingga level internasional. Ia mencontohkan keberhasilan atlet ganda putra dari IPSI Kota Tangerang yang baru-baru ini mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara dunia di Abu Dhabi.
Selain itu, atlet asal Kota Tangerang juga ikut memberi kontribusi besar saat tim Indonesia keluar sebagai juara umum pada ajang tingkat pelajar di Brunei Darussalam. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Kota Tangerang tidak hanya kuat di level daerah, tetapi juga mampu bersaing di panggung dunia.
H. Misnan juga menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pencak silat Kota Tangerang. Sejumlah agenda besar telah menanti, termasuk target mempertahankan dominasi di berbagai kejuaraan.
Sesuai arahan Ketua IPSI Kota Tangerang, R. Irman Pujahendra, target utama yang ingin dicapai adalah kembali meraih gelar juara umum di ajang Popda. Kota Tangerang sebelumnya telah berhasil mencatat prestasi sebagai juara umum lima kali berturut-turut.
Selain Popda, Kota Tangerang juga menargetkan gelar juara umum keenam kalinya pada ajang Porprov. Target tersebut dinilai realistis karena regenerasi atlet terus berjalan. Saat ini, sekitar 15 atlet remaja asal Kota Tangerang telah berkiprah di level nasional.
Ajang SBCC V 2026 menjadi bagian penting dari proses pembinaan tersebut. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi kemampuan atlet dari berbagai perguruan pencak silat.
Melalui ajang seperti SBCC, atlet muda mendapat kesempatan untuk mengukur kemampuan, membangun mental juara, serta meningkatkan pengalaman bertanding. Kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat potensial yang dapat berprestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Ketua Cabang PSHT Kota Tangerang, Kangmas Drs. Toha Samsudin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atlet. Ia menilai gelar Juara Umum I merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.
“Alhamdulillah, capaian Juara Umum I ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan seluruh keluarga besar PSHT Cabang Kota Tangerang. Prestasi ini bukan menjadi akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan agar mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang berkarakter, bermental juara, dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan Setia Hati Terate,” ujar Kangmas Toha.
Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang-ajang berikutnya. Menurutnya, PSHT Kota Tangerang akan terus berkomitmen mencetak pesilat yang unggul dalam prestasi, kuat secara mental, dan tetap menjunjung nilai luhur persaudaraan.
Capaian Juara Umum I di SBCC V 2026 menjadi kebanggaan bagi keluarga besar PSHT Cabang Kota Tangerang Pusat Madiun. Prestasi ini sekaligus mempertegas posisi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah penting dalam pembinaan pencak silat di Provinsi Banten.
- Reporter : Ivan Subroto.
- Editor : Kominfo-Pusat/Ang.












