PSHT Cabang Jayawijaya Papua Telah Resmi Mengesahkan 68 Warga Baru Tahun 2021

  • Bagikan

JAYAWIJAYA PAPUA – shterate.or.id – Ada 68 pesilat di organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jayawijaya Papua Pusat Madiun, telah resmi disahkan menjadi warga baru, adapun pengesahaan tersebut bertempat di Gedung Kampus II Japis Wamena Distrik Wamena Kota Provinsi Papua, Sabtu (28/8/2021) malam.

Pengesahan warga baru PSHT ini, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pesilat yang tergabung di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Sebab, mereka telah mengikuti tahapan latihan hingga menui puncaknya, yaitu memperoleh sabuk mori dan juga jurus kunci.

Sedikitnya, 68 pesilat tampak hadir, dengan mengenakan kostum hitam hitam khas kebesaran PSHT. Berbeda dari sebelum-sebelumnya, pengesahan warga baru PSHT tahun ini yaitu tahun 2021,di wajibkan untuk mentaati Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah manjadi aturan di setiap wilayah disebabkan adanya Covid-19.

Pada kesempatan itu, selain Ketua Cabang Jayawijaya, Kangmas Didik Eko Arbita, hadir pula para pengurus Cabang, Ketua Ranting serta seluruh warga PSHT Cabang Jayawijaya Provinsi Papua.

Pada kesempatan itu, Kangmas Didik Eko Arbita dengan terlaksananya pengesahan ini, selain bersyukur juga mengapresiasi terselenggaranya pengesahan warga baru PSHT tersebut. Sebab, menurutnya, acara tersebut merupakan ritual bagi para pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang penuh makna, Sekaligus menggambarkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih lanjut, Didik Eko Arbita nembahkan bahwa, dengan adanya PSHT Cabang Jayawijaya Papua Pusat Madiun ini, dinilai semakin memperkenalkan seni beladiri pencak silat di Kabupaten Jayawijaya, serta menjadi wadah bagi generasi muda untuk membekali diri yang sehat dan mempunyai keterampilan beladiri. Menurutnya, pencak silat di Indonesia terus berkembang, dan tumbuh menjadi sebuah olahraga yang berprestasi.

Bagi warga baru PSHT Cabang Jayawijaya, Kata Kangmas Didik diharapkan pula terus mampu mengembangkan kerjasama seni pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus upaya melestarikan budaya bangsa.

“Untuk semua warga baru, jangan mudah berpuas diri. Teruslah belajar sesuai dengan tujuan organisasi PSHT untuk mendidik manusia yang berbudi luhur, pererat persaudaraan, dan membanggakan keluarga, Bangsa dan Negara,” Ujarnya.

Pencak silat merupakan seni bela diri yang sangat positif, dan harus dilestarikan oleh generasi emas di Bumi Jayawijaya Papua ini, Di dalam pencak silat banyak ajaran yang luhur untuk mengenal diri, termasuk di dalam Persaudaraan Setia Hati Terate. Di dalam Persaudaraan Setia Hati Terate diajarkan persaudaraan tanpa sekat dan batas derajat dunia, karena persaudaraan yang dibangun didasarkan kepada kesadaran bahwa kita semua lahir ke dunia sama-sama atas kehendak Sang Pencipta. Kita semua bersaudara, itulah ajaran PSHT.

Karena itulah wajib bagi warga SH Terate saling menghormati, saling menghargai kepada siapapun makhluk Tuhan di dunia ini. (HUM).

  • Bagikan