Menjadi Catatan Bersejarah, 45.024 Pendekar SH Terate Pecahkan Rekor Muri Dalam Rangka Bumi Reyog Berdzikir Tahun 2018

  • Bagikan

PONOROGO I shterate.or.id – Pecahkan Rekor Muri, Sebanyak 45.024 pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo mengikuti kegiatan akbar Bumi Reyog Berdzikir pada tahun 2018 lalu, bertempat di Alun-alun Ponorogo dengan meragakan gerakan Pencak Silat Kolosal terbanyak di dunia, Minggu (30/12/2018).


Hadir dalam kesempatan itu Bupati Ponorogo beserta jajarannya, Forkompimda Kabupaten Ponorogo, Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat, Ketua Umum dan jajaran, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Ponorogo dan ribuan pendekar PSHT dari berbagai penjuru Nusantara.


Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan oleh Pimpinan LEPRID, Paulus Pangka kepada Bupati Ponorogo, Kapolres dan Pesaudaraan Setia Hati Terate Cabang Ponorogo yang menginisiasi Pencak Silat Kolosal yang diikuti 45.024 pendekar dari persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo.

“Ini merupakan pertama kalinya Rekor Dunia, dimana 45.024 pendekar secara bersamaan melakukan gerakan pencak silat kolosal dengan gerakan pembukaan Persaudaraan Setia Hati Terate, dan baru kali ini terjadi di dunia,”Ujar Paulus Pangka.

Penyerahan Trophy Piagam, (Rekor Muri_red) diserahkan kepada Bupati Ponorogo, Kapolres dan Ketua Persaudaan Setia Hati Terate Cabang Ponorogo yang di wakili oleh Prijono Budi Setiawan kala itu. Selain itu, LEPRID juga memberikan penghargaan kepada Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant dan Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Made Sandy Agusto yang mendukung suksesnya kegiatan Bumi Reyog Berdzikir 2018.

“Kami juga memberikan penghargaan kepada Kapolres Ponorogo dan Dandim 0802/Ponorogo yang telah mendukung kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan lancar, tertib dan kondusif, “ucap Paulus Pangka.

Kegiatan Bumi Reyog Berdzikir 2018, yang diikuti 45.024 para pendekar pesilat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo, selain mengelar kegiatan rutin setiap tahunnya kali ini ada yang beda yaitu meragakan Gerakan Pencak Silat Kolosal dan mengelar Do’a bersama. (Hr/Ang).

  • Bagikan