Foto : Kangmas Kombes Pol Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H saat Kegiatan di SH Terate Cabang Ponorogo, Kamis (10/6/2026).
MADIUN I shterate.or.id – Bagi sebagian orang, ngopi hanyalah menikmati secangkir kopi di sela aktivitas. Namun bagi para pecinta kopi, NGOPI memiliki makna yang lebih dalam, yaitu “Ngobrol Penuh Inspirasi dan Ngolah Pikiran”. Ini di sampaikan Kangmas Kombes Pol Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H saat di obrolan santai di Group SH Terate Pusat, Kamis (10/6/2026).
Lebih lanjut, Kata Kangmas Kombes Suryo Dalam kehidupan, manusia tidak bisa tumbuh sendirian. Kita membutuhkan ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar pandangan, dan memperkaya wawasan. Salah satu ruang yang paling sederhana namun sarat makna adalah saat berkumpul dan ngopi bersama.
“Didalam ajaran SH Terate, manusia ditempa bukan hanya agar kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam berpikir dan luhur dalam berbudi pekerti. Karena itu, setiap pertemuan hendaknya menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan memperdalam pemahaman tentang kehidupan,”terangnya.
Ngobrol Penuh Inspirasi, Kata (Kangmas Kombes Pol Suryo_red), berarti menghadirkan percakapan yang mengandung nilai dan manfaat. Bukan sekadar berbicara, melainkan saling mendengarkan, saling menghargai, dan saling belajar. Dalam obrolan yang sehat, tidak ada yang merasa paling benar dan tidak ada yang berusaha merendahkan yang lain. Yang ada adalah semangat mencari hikmah dan kebenaran bersama.
Ngolah Pikiran, berarti melatih diri agar tidak mudah terpengaruh oleh emosi, prasangka, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Pikiran yang terolah akan melahirkan kebijaksanaan, sedangkan hati yang terjaga akan melahirkan kedamaian.
Sebagaimana falsafah dalam ajaran SH Terate, “Ilmu bukan untuk meninggikan diri, melainkan untuk memperbaiki diri”. Kekuatan bukan untuk menaklukkan orang lain, melainkan untuk mengendalikan diri sendiri. Demikian pula dalam sebuah diskusi, tujuan utamanya bukan memenangkan perdebatan, melainkan memperluas pemahaman dan mempererat persaudaraan.
Obrolan di Group SH Terate Pusat ini, walaupun sederhana dapat menjadi ruang belajar kehidupan. Di sana tidak ada sekat jabatan, usia, maupun status sosial. Semua duduk sejajar sebagai saudara, saling berbagi pengalaman, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan saling menguatkan dalam perjalanan hidup.
Karena sejatinya, persaudaraan tidak dibangun oleh kesamaan pendapat, tetapi oleh kemampuan untuk saling menghormati di tengah perbedaan. Dari situlah tumbuh rasa saling percaya, saling menjaga, dan saling memuliakan sebagai sesama manusia.
“Maka, mari jadikan setiap momen ngopi bukan hanya untuk menikmati rasa kopi, tetapi juga untuk menyeduh kebijaksanaan, menyeruput ilmu, dan merawat persaudaraan,” tambahnya.
Sebab secangkir kopi akan habis diminum, tetapi persaudaraan yang dirawat dengan hati akan tetap hidup sepanjang masa.
“Ngopi bukan sekadar menyatukan cangkir di atas meja, tetapi menyatukan hati dalam persaudaraan dan pikiran dalam kebijaksanaan untuk kemajuan SH Terate kedepan,”tandasnya.
- Editor : KRA. Anang Sastro.












