Foto : Pesan Kangmas Sigit Agus Hari Basoeki Ketua I Bidang Organisasi PSHT Pusat Madiun, Jumat (05/6/2026).
MADIUN I shterate.or.id – Ketua I Bidang Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun, Kangmas Sigit Agus Hari Basoeki, S.H., M.Si., menyampaikan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama dalam menjaga dan mengembangkan organisasi.
Pertama, SH Terate merupakan warisan luhur yang sangat berharga. Oleh karena itu, keberadaannya harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan secara bersama-sama agar terus memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.
Kedua, pengembangan SH Terate harus mampu mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Setiap era memiliki tantangan yang berbeda, sehingga diperlukan kemampuan beradaptasi agar organisasi tetap relevan dan mampu menghadapi dinamika kehidupan yang terus berkembang.
Ketiga, sebagai organisasi yang telah tumbuh besar dan memiliki 375 Cabang dan 33 Cabang Khusud, SH Terate juga menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, diperlukan tata kelola dan manajemen organisasi yang baik agar seluruh unsur di dalamnya dapat berjalan secara tertata, proses organisasi semakin berkualitas, dan tujuan bersama dapat diwujudkan.
Keempat, keteladanan serta pengalaman para tokoh pendahulu merupakan bekal berharga dalam meneruskan perjuangan organisasi. Nilai-nilai baik yang telah diwariskan perlu dilanjutkan, sementara berbagai kekurangan yang pernah terjadi hendaknya dijadikan pelajaran agar tidak terulang kembali. Sebab, pengalaman adalah guru terbaik dalam perjalanan sebuah organisasi.
Kelima, setiap insan yang menerima amanah dalam organisasi harus memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas diri harus terus dilakukan melalui pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan penguatan karakter.
Namun demikian, seluruh harapan tersebut merupakan kondisi ideal atau das sollen (yang seharusnya). Dalam kenyataannya (das sein), masih terdapat berbagai tantangan dan kesenjangan antara harapan dan realitas yang dihadapi organisasi. Karena itu, diperlukan komitmen, kerja sama, dan ikhtiar bersama dari seluruh warga SH Terate untuk terus melakukan perbaikan dan mewujudkan cita-cita organisasi.
“Bahwa masih terbentang jarak antara harapan dan kenyataan adalah sesuatu yang harus kita sadari. Mari kita upayakan bersama agar SH Terate semakin baik, semakin tertata, dan semakin bermanfaat bagi sesama,”tandas Kangmas Sigit.
- Reporter : KRA. Anang Sastro.












