Tidak Hanya Warga SH Terate, Jumat Bersih SMPN 7 Madiun, Wujud Kepedulian Lingkungan dan Pembentukan Karakter Generasi Penerus

Foto : Jumat Bersih SMPN 7 Madiun, Wujud Kepedulian Lingkungan dan Pembentukan Karakter Generasi Penerus, Jumat (4/9/2026). 

MADIUN I shterate.or.id – Rasa memiliki, cinta organisasi, serta kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya di jiwa warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) saja, akan tetapi juga diwujudkan oleh Bapak/Ibu Guru dan semua murid SMPN 7 Madiun melalui kegiatan Jumat Bersih di lingkungan PAM, Jalan Merak No. 10, Manguharjo, Kota Madiun.

Kegiatan ini bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli, gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab. Keteladanan yang diberikan para guru diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi peserta didik dalam membentuk karakter positif sejak dini.

Pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Kepedulian terhadap lingkungan, kemauan bekerja bersama, menjaga kebersihan, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar merupakan nilai penting yang perlu ditanamkan kepada generasi muda sebagai calon penerus bangsa.

Kangmas Teguh, selaku warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Madiun, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kegiatan positif tersebut. Selain itu kegiatan Bapak/Ibu Guru SMPN 7 Madiun telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, menjadi contoh yang baik bagi anak-anak, serta menumbuhkan karakter generasi penerus bangsa yang peduli, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki semangat gotong royong,”terangnya, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kegiatan sederhana seperti Jumat Bersih memiliki nilai pendidikan yang besar. Ketika guru memberikan contoh secara langsung, nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab akan lebih mudah dipahami dan ditanamkan kepada peserta didik.

“Semoga apa yang dilakukan hari ini membawa manfaat bagi lingkungan dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” pungkas Kangmas Teguh.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa membangun generasi penerus bangsa tidak hanya melalui ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui keteladanan, kepedulian, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  • Reporter : KRA. Anang Sastro.