Foto : Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto, Jumat (5/6/2026).
MADIUN I shterate.or.id – Menjelang pelaksanaan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun Tahun 2026, berbagai tahapan persiapan terus dilaksanakan oleh seluruh Cabang di Indonesia maupun Cabang Khusus Luar Negeri. Salah satu tahapan penting yang menjadi bagian dari proses menuju pengesahan adalah pelaksanaan Ujian Kelayakan Calon Warga (UKCW).
Ketua II Bidang Teknik Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Kangmas Brigadir Jenderal TNI (Purn) Widjang Pranjoto, dalam diskusi khusus bersama seluruh Anggota Grup Humas dan Ketua Cabang Sedunia pada Jumat (5/6/2026), menyampaikan perkembangan pelaksanaan UKCW di berbagai wilayah Cabang Kota/Kabupaten di seluruh Dunia.
Berdasarkan data yang telah diterima, hingga saat ini sebanyak 61 Cabang telah melaksanakan UKCW dengan jumlah peserta atau siswa mencapai 13.677 orang. Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan seluruh cabang dalam mempersiapkan calon warga yang nantinya akan mengikuti proses pengesahan sebagai Warga PSHT Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kangmas Widjang Pranjoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Cabang, pelatih, penguji, serta siswa yang telah melaksanakan tahapan UKCW dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpedoman pada aturan organisasi.
Beliau juga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan menjelang Pengesahan Warga Baru Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan sukses di seluruh Cabang Kota/Kabupaten maupun Cabang Khusus.
“Kami berharap seluruh tahapan yang sedang dan akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Tetap menjaga kekompakan, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan yang menjadi dasar ajaran PSHT. Semoga seluruh cabang diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menyelenggarakan setiap proses menuju Pengesahan Warga Baru Tahun 2026,” ujar Kangmas Widjang Pranjoto, Jumat (5/6/2026).
Lebih lanjut, Kangmas Widjang menyampaikan bahwa pengesahan Warga Baru merupakan momentum penting dalam perjalanan seorang siswa PSHT. Tidak hanya sebagai pengakuan resmi menjadi warga, tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Setia Hati, menjaga persaudaraan, berbudi pekerti luhur, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan semangat persaudaraan yang kuat, koordinasi yang baik, serta dukungan seluruh keluarga besar PSHT, diharapkan Pengesahan Warga Baru Tahun 2026 dapat berlangsung dengan sukses dan melahirkan warga-warga baru yang berkualitas, berkarakter, serta mampu menjaga marwah organisasi di manapun berada.
- Manfaat Uji Kelayakan Calon Warga (UKCW): Mengukur tingkat pemahaman calon warga terhadap materi dasar perguruan secara objektif.
Memastikan calon warga memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan.
Mengetahui kesiapan mental, sikap, dan pemahaman nilai-nilai organisasi/perguruan.
Menjadi dasar pertimbangan dalam proses pengesahan atau pengangkatan warga.
Mengidentifikasi materi yang masih perlu ditingkatkan sebelum calon warga disahkan.
Menjaga kualitas dan standar warga yang dihasilkan secara berkelanjutan. Mengurangi subjektivitas penilaian karena menggunakan instrumen dan parameter yang seragam.
Selain itu, juga bisa memudahkan dokumentasi serta pelacakan riwayat hasil uji setiap calon warga. Menyediakan data yang dapat digunakan untuk evaluasi dan penyempurnaan sistem pembinaan.
Meningkatkan kredibilitas proses pengesahan warga karena dilakukan secara terukur, transparan, dan akuntabel.
Versi yang lebih singkat untuk grup WhatsApp:
- Manfaat UKCW (Uji Kelayakan Calon Warga): Mengukur kesiapan dan pemahaman calon warga secara objektif.
Menjamin standar kompetensi calon warga sesuai ketentuan perguruan. Mengurangi subjektivitas penilaian. Memudahkan evaluasi dan pembinaan lanjutan. Menjaga kualitas warga yang dihasilkan. Mempercepat administrasi, dokumentasi, dan pendataan hasil uji.

- Reporter : KRA. Anang Sastro.












