Foto : Meneladani Semangat Jurnalistik Ki Hadjar Hardjo Oetomo untuk Penyiaran dan Penerangan Organisasi, Selasa (02/6).
MADIUN I shterate.or.id – Dalam perjalanan sejarah Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat – Madiun, terdapat fakta yang patut menjadi inspirasi bagi seluruh warga. Pendiri SH Terate, Ki Hadjar Hardjo Oetomo, bukan hanya seorang pendekar, pendidik, dan pejuang pembentukan karakter manusia berbudi luhur, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap dunia informasi dan penerangan masyarakat.
Pada tahun 1948, Ki Hadjar Hardjo Oetomo diketahui pernah berkiprah sebagai wartawan sekaligus memimpin sebagai pimpinan Redaksi di salah satu surat kabar mingguan yang terkenal pada saat itu, bernama Keinsyafan Rakyat. Fakta sejarah ini menunjukkan bahwa sejak awal, beliau telah memahami pentingnya media sebagai sarana pendidikan, penyadaran, penyampaian kebenaran, serta pembentukan opini publik yang sehat.
Keterlibatan Ki Hadjar Hardjo Oetomo dalam dunia pers memberikan pelajaran bahwa perjuangan membangun manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan pencak silat dan ajaran budi pekerti, tetapi juga melalui penyebaran informasi yang benar, mencerahkan, dan membangun kesadaran masyarakat.
Di era digital saat ini, semangat tersebut semakin relevan. Media menjadi instrumen penting dalam menyampaikan informasi organisasi, mendokumentasikan sejarah perjuangan, memperkenalkan nilai-nilai luhur Setia Hati Terate kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana klarifikasi terhadap berbagai informasi yang tidak sesuai fakta.
Oleh karena itu, warga SH Terate hendaknya memandang media sebagai bagian dari perjuangan organisasi dalam bidang penerangan dan pendidikan masyarakat. Media harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai persaudaraan, memperkuat persatuan, menjaga marwah organisasi, serta mengedepankan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Semangat jurnalistik yang pernah dicontohkan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo melalui kiprahnya sebagai wartawan dan pimpinan surat kabar Keinsyafan Rakyat menjadi bukti bahwa penyiaran organisasi bukanlah hal baru dalam tradisi perjuangan SH Terate. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk menerangi masyarakat dengan ilmu, kebenaran, dan nilai-nilai kebajikan.
Mari meneladani warisan pemikiran Ki Hadjar Hardjo Oetomo pendiri SH Terate dengan membangun media yang beradab, mencerdaskan, mempererat persaudaraan, serta menjadi sarana perjuangan demi kemajuan organisasi, bangsa, dan masyarakat.
- Sumber : Yayasan Setia Hati Terate Pusat Madiun 2023.
- Editor : Kominfo-Pusat/Ang.












