Sarasehan dan Temu Kadang SH Terate Ditunda, Harapan Guyub Rukun Tetap Menyala

Foto : Sarasehan dan Temu Kadang SH Terate Ditunda, Harapan Guyub Rukun Tetap Menyala, Rabu (04/11/2026). 

MADIUN I shterate.or.id – Informasi penundaan kegiatan Sarasehan dan Temu Kadang Persaudaraan Setia Hati Terate – Pusat Madiun yang rencananya di gelar pada 07 November 2026 telah ditunda. Informasi ini disampaikan oleh Kangmas Brigjen TNI (Purn.) Widjang Pranjoto, Ketua II Koordinator Departemen Teknik Pencak Silat.

Meski pelaksanaan kegiatan mengalami penundaan, agenda mempertemukan para tokoh, sesepuh, dan warga SH Terate tersebut tetap menjadi harapan untuk segera diwujudkan.

“Kegiatan ini rencananya akan kembali diagendakan dan dilaksanakan di Padepokan SH Terate, Jalan Merak No. 17, Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun,” Aterangnya, Rabu (04/11/2026).

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk membuka ruang dialog, menyatukan pandangan, mempererat komunikasi, serta menguatkan kembali semangat persaudaraan di tengah berbagai dinamika organisasi.

Tentu ada kerinduan yang belum terobati. Kerinduan melihat para tokoh SH Terate duduk bersama dalam suasana kekeluargaan, saling menghormati, dan mengedepankan kepentingan persaudaraan di atas segala perbedaan.

“Semoga agenda yang akan dijadwalkan kembali ini benar-benar menjadi jalan untuk mempertemukan hati dan pikiran. Sebab, menjaga marwah SH Terate bukan hanya tanggung jawab pengurus atau para tokoh, melainkan tanggung jawab seluruh warga,” Aimbuhnya.

Lebih lanjut, di sampaikan Kangmas Widjang bahwa Sarasehan yang akan digelar tersebut untuk menyamakan persepsi antar warga. Sebab perbedaan pendapat antar tokoh dan generasi penerus perlu di seleraskan. Sebab kalau tidak segera di selaraskan akan berdampak kurang baik, sementara nilai persaudaraan yang seharusnya kita wariskan justru semakin akan jauh dari kehidupan bersama.

“SH Terate adalah rumah persaudaraan. Sudah semestinya para penghuninya memiliki kerinduan yang sama, kembali guyub, rukun, dan berjalan bersama dalam menjaga keluhuran ajaran dan budi pekerti luhur,” tandasnya.

  • Reporter : KRA. Anang Sastro.