Foto : Ketua Cabang PSHT Jember: Mengembalikan Jati Diri Persaudaraan Harus Dimulai dari Cabang dan Diri Sendiri, Jumat(30/10/2026).
JEMBER I shterate.or.id – Mengembalikan jati diri Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) harus dimulai dari cabang masing-masing. Namun, langkah besar itu sejatinya harus diawali dari kesadaran diri setiap warga untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai persaudaraan serta ajaran Setia Hati Terate.
Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember – Pusat Madiun, Kangmas H. Jono Wasinudin, S.Kep., M.Si., menegaskan bahwa jati diri persaudaraan dan keluhuran ajaran harus menjadi pijakan utama dalam menjaga keutuhan organisasi.
Menurutnya, apabila setiap Cabang tidak segera mengambil langkah nyata untuk mengembalikan jati diri tersebut, konflik antar saudara berpotensi terus berkembang dan perlahan melemahkan kekuatan organisasi.
Cabang merupakan bagian dari pondasi organisasi. Ketika cabang kehilangan persaudaraan, kehormatan, kepercayaan, dan tanggung jawab, maka kekuatan di tingkat pusat pun akan ikut terdampak.
Hilangnya rasa saling menghormati, lunturnya kepercayaan, serta melemahnya tanggung jawab merupakan tanda-tanda yang harus menjadi bahan introspeksi bersama.
“Mari kita kembalikan jati diri Persaudaraan Setia Hati Terate. Kita mulai dari diri sendiri dan bergerak sesuai kemampuan masing-masing. Tidak perlu saling menyalahkan, tetapi mari mengambil bagian dalam memperbaiki keadaan,” pesannya, Jumat (30/10/2026).
Ia mengajak seluruh warga untuk kembali menempatkan persaudaraan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Sebab, kekuatan SH Terate bukan semata-mata terletak pada struktur organisasi, melainkan pada kokohnya persaudaraan dan konsistensi warga dalam mengamalkan ajaran. “Tetap semangat. Pusat Madiun harga mati!”.
- Reporter : Timsus.
- Edotor : KRA. Anang Sastro.












