Foto : Presiden Prabowo Subianto Lantik Kangmas Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman Resmi Jadi Menko Polkam, Kamis (1/10/2026).
JAKARTA I shterate.or.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan sejumlah posisi strategis Kabinet Merah Putih. Salah satuntunya menlantik Kangmas Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Kangmas Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ia meninggalkan posisi tersebut setelah dilantik sebagai Menko Polkam, hanya beberapa bulan sejak dilantik menjadi KSP pada 27 April 2026.
Dari KSP ke Menko Polkam:
Perpindahan Kangmas Dudung Abdurachman mengubah posisi salah satu pejabat yang berada di lingkar strategis pemerintahan. Jika sebagai KSP Dudung bekerja pada fungsi koordinasi dan pemantauan kebijakan dari lingkungan Istana, kini ia mendapat mandat sebagai Menko Polkam yang memiliki tanggung jawab koordinasi bidang politik dan keamanan.
Kursi KSP yang ditinggalkan Kangmas Dudung Abdurachman kemudian ditempati mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Listyo Sigit Prabowo. Presiden Prabowo melantik Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada hari yang sama.
Perubahan juga terjadi di tubuh Polri. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit. Dengan demikian, terdapat tiga perubahan penting dalam satu rangkaian.
Kangmas Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Menko Polka, Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan, Suyudi Ario Seto Kapolri Konfigurasi tersebut membuat pergantian personel tidak hanya terjadi pada kabinet, tetapi juga menyentuh posisi strategis di lingkar Istana dan kepemimpinan Polri.
Kangmas Jenderal TNI (Purn) Dudung Bicara Persatuan dan Kesatuan:
Setelah pelantikan, Kangmas Dudung menyampaikan fokus awal yang ingin diperkuat dalam menjalankan tugas barunya. “Masalah keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali,” ujar Dudung seusai dilantik.
Pernyataan tersebut menjadi pesan pertama Dudung setelah menerima mandat sebagai Menko Polkam. Namun, jabatan tersebut memiliki ruang kerja yang luas. Sebagai Menko Polkam, Dudung berada dalam posisi koordinasi kebijakan pemerintah di bidang politik dan keamanan. Karena itu, perhatian selanjutnya bukan lagi pada prosesi pelantikan, melainkan bagaimana koordinasi lintas lembaga tersebut dijalankan.
Dalam pelantikan berdasarkan Keppres Nomor 104/P Tahun 2026, Presiden Prabowo melantik 10 menteri dan wakil menteri untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
- Editor : KRA. Anang Sastro.












