Saat Hadiri Parcab 2026, Ketua Umum dan Ketua Dewan SH Terate Pusat Jalin Silaturahmi Bupati Jember

Foto : Saat Kebersamaan Ketua Umum dan Ketua Dewan SH Terate Pusat Jalin Silaturahmi Bupati Jember, Senin (5/10/2026).

JEMBER |shterate.or.id – Kebersamaan Ketua Umum dan Ketua Dewan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dalam satu perjalanan menuju Jember menjadi gambaran sederhana tentang semangat guyub rukun yang terus dijaga di tubuh organisasi.

Keduanya datang ke Cabang Jember dalam rangka menghadiri kegiatan Parcab PSHT 2026. Berangkat bersama dari Madiun dalam satu kendaraan, kebersamaan tersebut menjadi bagian dari pesan penting bahwa perbedaan peran dan tanggung jawab tidak harus menjadi sekat dalam persaudaraan.

Di sela agenda di Cabang Jember, Ketua PSHT Cabang Jember, Kangmas Jono Wasinudin, mengajak Ketua Umum dan Ketua Dewan PSHT Pusat bersilaturahmi dengan Bupati Jember, Gus Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dan diterima di Pendopo Kabupaten Jember, Sabtu 3 Oktober 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Dialog tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing pihak.

Menurut Kangmas Jono Wasinudin, dalam suasana komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan dapat disampaikan secara alami. Masing-masing pihak kemudian berupaya mencari jalan keluar dan memberikan dukungan sesuai kapasitas serta bidangnya masing-masing.

“Semua permasalahan dari masing-masing kelihatannya keluar dengan sendirinya. Kemudian saling berusaha membantu satu sama lain sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Kangmas Jono Wasinudin, Senin (5/10/2026).

Ia menilai, perkembangan SH TerTe Cababang Jember tidak terlepas dari kemampuan berbagai unsur untuk membangun komunikasi dan sinergi. PSHT Cabang Jember berupaya menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Kabupaten Jember, jajaran kepolisian, TNI, DPRD, serta perguruan pencak silat lainnya.

“Jember bisa berkembang dengan baik karena bisa sinergi dengan Pemerintah Kabupaten, Kapolres, Dandim, DPRD dan semua perguruan pencak silat,” katanya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua IPSI Jember serta Ketua DPRD Jember dari Fraksi Gerindra yang juga merupakan warga PSHT Cabang Jember.

Kehadiran unsur pemerintahan, organisasi olahraga pencak silat dan PSHT dalam satu forum menjadi gambaran bahwa komunikasi lintas unsur dapat dibangun tanpa harus menghilangkan identitas dan peran masing-masing.

Bagi Kangmad Jono, momentum tersebut memiliki arti tersendiri karena hubungan antara PSHT Cabang Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember dapat disaksikan langsung oleh Ketua Umum dan Ketua Dewan PSHT Pusat.

“Saya bersyukur sekali hubungan baik Cabang Jember dengan Pemerintah Kabupaten bisa dilihat dan disaksikan oleh Ketua Umum dan Ketua Dewan Pusat,” ungkapnya.

Menurutnya, pola komunikasi dan hubungan yang terbangun di Jember diharapkan tidak berhenti sebagai hubungan kelembagaan semata. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi cabang-cabang PSHT lainnya dalam membangun hubungan yang sehat dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.“Semoga hubungan baik ini bisa ditiru di cabang-cabang lain,” pungkas Kangmas Jono.

Pesan penting dari Jember bukan sekadar pertemuan, melainkan bagaimana persaudaraan diterjemahkan dalam komunikasi, keterbukaan dan kemampuan membangun sinergi. Ketika organisasi, pemerintah, aparat, legislatif dan seluruh perguruan pencak silat mampu duduk bersama, ruang penyelesaian persoalan menjadi lebih terbuka dan kondusivitas masyarakat dapat dijaga bersama.

  • Reporter : Timsus-Pusat. 
  • Editor : KRA. Anang Sastro.