IPSI Kabupaten Blitar Buka Ruang Dialog, Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Yang Obyektif

Foto : IPSI Kabupaten Blitar Buka Ruang Dialog, Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Yang Obyektif, Sabtu (30/5/2026)

BLITAR I shterate.or.id – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk memperkuat transparansi, komunikasi organisasi, dan pembinaan atlet melalui forum musyawarah bersama pengurus harian serta ketua-ketua perguruan dan anggota. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap berbagai masukan yang berkembang di kalangan anggota maupun ruang publik.

Rapat yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, menampung aspirasi, serta memperkuat sinergi antarperguruan dalam menghadapi agenda pembinaan dan kompetisi pencak silat yang akan datang.

Bendahara IPSI Kabupaten Blitar, Tjahja Wahju Djatmiko, mengatakan bahwa berbagai kritik dan masukan yang muncul dipandang sebagai bagian dari proses evaluasi organisasi agar tata kelola dan pembinaan atlet semakin baik.

Menurutnya, IPSI Kabupaten Blitar berupaya memastikan setiap aspirasi anggota dapat disampaikan melalui mekanisme organisasi yang tersedia sehingga setiap persoalan dapat dibahas secara terbuka dan konstruktif.

Salah satu topik yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah mekanisme seleksi atlet untuk mengikuti kejuaraan tingkat provinsi. Tjahja menjelaskan bahwa proses penentuan atlet selama ini berada di bawah koordinasi Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) bersama tim pelatih IPSI Kabupaten Blitar dengan mempertimbangkan hasil seleksi dan rekam jejak prestasi atlet.

Khusus untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi Pencak Silat Jawa Timur 2026, proses seleksi dilakukan berdasarkan capaian prestasi atlet pada sejumlah ajang sebelumnya, di antaranya Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2025, Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2024, serta kejuaraan tingkat provinsi lainnya. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu persiapan menuju kejuaraan.

“Dari hasil pembinaan yang berjalan, atlet Kabupaten Blitar, Aditya Dwi Kurniawan, yang juga tergabung dalam program pemusatan latihan kabupaten, berhasil meraih medali perak,” terangnya, Minggu (30/5/2026).

Selain persoalan teknis pembinaan atlet, rapat juga membahas pentingnya penguatan komunikasi internal organisasi. IPSI Kabupaten Blitar selama ini memiliki forum koordinasi rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan secara bergilir di perguruan-perguruan anggota. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan saran, kritik, maupun usulan program secara langsung.

Dalam pertemuan itu, seluruh peserta juga menyatakan komitmen untuk menjaga kondusivitas organisasi serta mendukung jalannya kepengurusan hingga berakhirnya masa jabatan yang masih tersisa sekitar enam bulan.

Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Timur 2026 turut menjadi agenda penting dalam pembahasan. Pengurus menyampaikan hasil koordinasi dengan dinas terkait mengenai kuota atlet yang akan diberangkatkan. Setiap perguruan telah menerima informasi mengenai petunjuk pelaksanaan dan mekanisme seleksi sehingga dapat mempersiapkan atlet sejak dini.

IPSI Kabupaten Blitar menilai keterbukaan informasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan antaranggota sekaligus menciptakan sistem pembinaan yang sehat, objektif, dan kompetitif. Dengan komunikasi yang semakin terbuka, organisasi berharap seluruh perguruan dapat bersinergi untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Blitar di tingkat regional maupun nasional.

  • Reporter : Timsus/Jeff.
  • Editor : Kominfo-Pusat/Ang.