Diikuti 196 Peserta Dari 12 Cabang, Perwapus Wilayah Kaltim Sukses Gelar Diklat Penataran dan Pelatihan Wasit Juri 2022

  • Bagikan

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi yang di Dampingi Jajaran Forkompimda dan Jajaran Penguru Perwapus Wilayah Kaltim dan Pengurus SH Terate Pusat Saat Membuka Secara Seremuni Diklat Wasit dan Juri.

SAMARINDA I shterate.or.id – Untuk menindak lanjuti hasil Rakornas Perwapus pada tanggal 5 s/d 7 November 2021 yang di gelar diwilayah Palembang, Perwakilan Pusat (Perwapus) Persaudaraan Sehat Hati Terate (SH Terate) wilayah Kalimantan Timur saat ini telah menggelar Diklat Penataran dan Pelatihan Wasit dan Juri yang diikuti sebanyak 326 Cabang di Indonesia dan 36 Cabang di luar Negeri bertempat di Gedung IPSI, Jalan AW Syahranie, Jumat (14/1/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, Seluruh Ketua Cabang se – Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Forkompinda Kota Samarinda provinsi Kalimantan Timur, Kesbangpol kota/provinsi, KONI Kota/provinsi, Polresta Samarinda, Kodim Samarinda, Dispora Kota/Provinsi dan IPSI kota/provinsi. Adapun Kegiatan kali ini dibuka secara langsung dengan seremoni pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi.


Pada kesempatan itu, Sekretaris Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat, Kangmas Ir. Tono Suharyanto mengatakan bahwa, pada tanggal 02 September 2022 mendatang SH Terate genap berusia 100 tahun atau 1 Abad. tentu ini bukanlah perjalanan yang sangat singkat untuk suatu organisasi besar seperti SH Terate.

Kangmas H. Samidjo Widjoyo Ketua Perwapus Kaltim Saat Memberikan Sambutan.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Diklat Penataran dan Pelatihan Wasit dan Juri Nasional Perwapus Kaltim dan Kaltara khususnya. Kita patut mensyukuri bahwa SH Terate pada tahun 2022 ini akan memasuki usia 100 tahun atau 1 Abad “Terate Emas”, Tepatnya pada tanggal 02 September 2022 mendatang,” ungkap Kangmas Tono.


Lebih lanjut, Kangmas Tono Suharyanto menambahkan, sejak didirikannya SH Terate oleh salah satu pahlawan perintis kemerdekaan Republik Indonesia, Ki Hadjar Hardjo Oetomo, SH Terate banyak mengalami pasang surut. Namun, dirinya mengapresiasi atas komitmen semua pihak yang turut mengelola dan mengembangkan dengan mengedepankan tiga pilar utama sebagai organisasi persaudaraan sampai pada usia yang hampir menginjak 1 abad ini. diantaranya sebagai jati diri organisasi, organisasi pengabdian dan organisasi percontohan.


“Jadi orang-orang yang ada di dalam organisasi ini betul-betul bergerak dalam mengembangkan organisasi dari hati ke hati. Ini sebagai langkah kenapa SH Terate bisa besar sampai sekarang ini. Kita menonjolkan, mengutamakan segala permasalahan yang ada diselesaikan secara kekeluargaan. Memang dalam perkembangannya kita mengalami pasang surut. Salah satunya 4 tahun terakhir ini kita ada permasalahan internal organisasi. Tapi kita patut bersyukur alhamdulilah dengan berbagai macam upaya kita tetap bisa melalui. kita sudah hampir memasuki tahap selesai bahkan sampai ke ranah hukum dan keputusannya sudah inkrah,”tambahnya.

Didalam Diklat Penataran dan Pelatihan Wasit dan Juri Nasional ini, Kangmas Ir. Tono Suharyanto bertugas sebagai kordinator yang didampingi oleh Kangmas Bambang Wijiharto sebagai Lembaga Pendidikan dan Pelatihan SH Terate Pusat, Kangmas Drs. Endro Setio Widodo, ME sebagai Anggota Lembaga Wasit dan Juri dan Hidayatul Fitriyah sebagai Peraga. Adapun peserta yang hadir kali ini terdiri dari 196 peserta dari 9 Cabang dari wilayah Kalimantan Timur dan 3 Cabang dari wilayah Kalimantan Utara. (Hlm/Ang/HUM).

  • Bagikan
Don`t copy text!